Definisi
stroke dari Organisasi Kesehatan Dunia adalah: “berkembangnya tanda-tanda
klinis gangguan fokal (atau global) fungsi otak secara pesat, dengan gejala
berlangsung 24 jam atau lebih atau menyebabkan kematian, tanpa sebab yang jelas
selain dari asal vascular”. Dengan menerapkan definisi ini transient ischemic
attack (TIA), yang didefinisikan berlangsung kurang dari 24 jam, dan pasien
dengan gejala stroke yang disebabkan oleh perdarahan subdural, tumor,
keracunan, atau trauma tidak termasuk. (Truelsen, 2006)
Pada
2013, American Heart Association / American Stroke Association memperbarui
definisi stroke yang disahkan menjadi definisi yang mencakup infark diam-diam
(termasuk serebral, spinal, dan retina) dan perdarahan diam.12 Definisi klinis
stroke tradisional masih dimasukkan oleh American Heart Association / American
Stroke Association, tetapi dimasukkannya patologi 'hening' merupakan tambahan
yang signifikan. Alasan di balik perubahan tersebut adalah untuk bergerak ke
arah demonstrasi radiologis (definisi berbasis jaringan) dari infark atau
perdarahan.(Coupland, 2017)
Stroke adalah kondisi yang
terjadi ketika pasokan darah ke otak terputus akibat penyumbatan atau pecahnya
pembuluh darah, sehingga terjadi kematian sel-sel pada sebagian area di otak. Stroke adalah kondisi kesehatan
yang serius yang membutuhkan penanganan cepat. Stroke terjadi apabila pembuluh darah otak mengalami
penyumbatan atau pecah. Akibatnya sebagian otak tidak mendapatkan pasokan
darah yang membawa oksigen yang diperlukan sehingga mengalami kematian
sel/jaringan.(Kemenkes, 2019)
Menurut
Heart and Stroke Association of Canada
stroke adalah Stroke terjadi ketika
darah berhenti mengalir ke bagian otak Anda, merusak sel-sel otak. Efek stroke
tergantung pada bagian otak yang rusak dan jumlah kerusakan yang dilakukan.
Komentar
Posting Komentar