Langsung ke konten utama

Penyebab Stroke

Setiap jenis stroke memiliki serangkaian penyebab potensial yang berbeda. Namun, secara umum, stroke lebih mungkin memengaruhi seseorang jika mereka:

  • mengalami kelebihan berat badan atau obesitas
  • berusia 55 tahun atau lebih
  •  memiliki riwayat stroke pribadi atau keluarga
  •  memiliki tekanan darah tinggi
  • memilki riwayat diabetes
  • memilki riwayat kolesterol tinggi
  • memiliki penyakit jantung, penyakit arteri karotid, atau penyakit pembuluh darah lainnya
  • tidak banyak bergerak atau malas beraktifitas
  • mengonsumsi alcohol secara berlebih
  • merokok
  • menggunakan obat-obatan terlarang (McIntosh, 2020)

Ada dua penyebab utama stroke: arteri tersumbat (stroke iskemik) atau bocor atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Beberapa orang mungkin hanya mengalami gangguan sementara aliran darah ke otak, yang dikenal sebagai transient ischemic attack (TIA), yang tidak menyebabkan gejala yang berlangsung lama. Berikut penyebab stroke secara spesifik :

1.         Stroke iskemik

         Ini adalah jenis stroke yang paling umum. Itu terjadi ketika pembuluh darah otak menjadi menyempit atau tersumbat, menyebabkan aliran darah sangat berkurang (iskemia). Pembuluh darah yang tersumbat atau menyempit disebabkan oleh timbunan lemak yang menumpuk di pembuluh darah atau oleh gumpalan darah atau puing-puing lain yang berjalan melalui aliran darah manusia dan dimasukkan ke dalam pembuluh darah di otak. ( Mayo Clinic, 2019)

2.      Stroke hemoragik

    Stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di otak Anda bocor atau pecah. Pendarahan otak dapat disebabkan oleh banyak kondisi yang memengaruhi pembuluh darah Anda. Faktor-faktor yang berhubungan dengan stroke hemoragik meliputi:

a.       Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol

b.      Perawatan berlebih dengan pengencer darah (antikoagulan)

c.       Tonjolan pada titik-titik lemah di dinding pembuluh darah Anda (aneurisma)

d.      Trauma (seperti kecelakaan mobil)

e.   Endapan protein di dinding pembuluh darah yang menyebabkan kelemahan di dinding pembuluh darah (angiopati amiloid serebral)

f.        Stroke iskemik menyebabkan perdarahan

Penyebab perdarahan yang kurang umum di otak adalah pecahnya kusut abnormal pembuluh darah berdinding tipis (malformasi arteri-vena)( Mayo Clinic, 2019)

3.      Transient Ischemic Attack (Serangan Iskemik Sementara)

          Serangan iskemik sementara (TIA) - kadang-kadang dikenal sebagai ministroke - adalah periode sementara gejala yang mirip dengan yang Anda miliki dalam stroke. TIA tidak menyebabkan kerusakan permanen. Mereka disebabkan oleh penurunan sementara pasokan darah ke bagian otak, yang dapat berlangsung hanya lima menit. Seperti stroke iskemik, TIA terjadi ketika gumpalan atau serpihan mengurangi atau menghambat aliran darah ke bagian sistem saraf Anda.( Mayo Clinic, 2019)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LAPORAN PRAKTIKUM IMUNOSEROLOGI I PEMERIKSAAN ANTI STREPTOLISIN-O (ASO)

  I.       TUJUAN 1.       Mahasiswa mampu mengetahui ada tidaknya antibodi Antistreptolysin-O (ASO) dalam sampel serum. 2.       Mahasiswa mampu menentukan kadar antibody antibodi Antistreptolysin-O (ASO) dalam sampel serum (titer) 3.   Mahasiswa mampu mengetahui penyakit apa saja yang dapat disebabkan oleh bakteri Streptococcus. II.  DASAR TEORI Tes ASO mendeteksi antibodi terhadap enzim streptolysin O yang diproduksi oleh streptokokus Grup A. Enzim ini mampu melisiskan sel darah merah. Adanya antibodi terhadap streptolysin O menunjukkan infeksi streptokokus baru-baru ini pada pasien yang dicurigai mengalami demam rematik akut atau glomerulonefritis poststreptokokus setelah infeksi tenggorokan. Kadar titer ASO yang tinggi menunjukkan bahwa streptococcus memang ada dan dapat menyebabkan demam reumatik atau glomerulonephritis akut. Peningkatan kadar ASO serum dapat juga menunjukkan terjadinya infeks...

Pengertian/definisi Stroke

  Definisi stroke dari Organisasi Kesehatan Dunia adalah: “berkembangnya tanda-tanda klinis gangguan fokal (atau global) fungsi otak secara pesat, dengan gejala berlangsung 24 jam atau lebih atau menyebabkan kematian, tanpa sebab yang jelas selain dari asal vascular”. Dengan menerapkan definisi ini transient ischemic attack (TIA), yang didefinisikan berlangsung kurang dari 24 jam, dan pasien dengan gejala stroke yang disebabkan oleh perdarahan subdural, tumor, keracunan, atau trauma tidak termasuk. ( Truelsen, 2006) Pada 2013, American Heart Association / American Stroke Association memperbarui definisi stroke yang disahkan menjadi definisi yang mencakup infark diam-diam (termasuk serebral, spinal, dan retina) dan perdarahan diam.12 Definisi klinis stroke tradisional masih dimasukkan oleh American Heart Association / American Stroke Association, tetapi dimasukkannya patologi 'hening' merupakan tambahan yang signifikan. Alasan di balik perubahan tersebut adalah untuk bergerak...